RS M. Djamil Terima Bantuan Tabung Oksigen dari Yayasan Djamil Peduli Kasih untuk Pasien Anak
RS M. Djamil kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan pasien melalui dukungan fasilitas penunjang perawatan. Pada Kamis (8/10), rumah sakit Kementerian Kesehatan RI ini menerima bantuan satu tabung oksigen lengkap beserta perangkat pendukung dari Yayasan Djamil Peduli Kasih untuk seorang pasien anak berusia 17 tahun.
Bantuan tersebut kemudian diserahkan kepada pasien A yang saat ini menjalani perawatan di Ruang Sakura Lantai 3 Gedung Ibu dan Anak. Tabung oksigen tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pasien saat proses pemindahan dari rumah sakit menuju kediamannya di Padangsidempuan, Sumatera Utara.
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan secara menyeluruh kepada pasien. Terutama bagi mereka yang membutuhkan fasilitas penunjang ketika harus melanjutkan perjalanan setelah mendapatkan pelayanan di rumah sakit.
Direktur Layanan Operasional RS M. Djamil, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, didampingi Manajer Hukum RS M. Djamil, Nova Afriani, SH, MH, menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Djamil Peduli Kasih yang telah memberikan bantuan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Djamil Peduli Kasih atas bantuan yang diberikan kepada pasien A. Bantuan berupa tabung oksigen beserta perangkatnya ini tentunya sangat berarti dan akan membantu memenuhi kebutuhan pasien, khususnya saat nanti dilakukan transfer dari rumah sakit menuju rumahnya di Padangsidempuan, Sumatera Utara," ujar drg. Ade.
Menurutnya, perjalanan pasien dari rumah sakit menuju daerah asal membutuhkan persiapan yang matang, terutama apabila pasien masih membutuhkan dukungan oksigen. Dengan adanya bantuan tersebut, kebutuhan pasien selama perjalanan diharapkan dapat lebih terakomodasi.
"Ini tentunya bisa memberikan support bagi pasien dalam proses perjalanan nantinya. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan kemudahan bagi pasien maupun keluarga," katanya.
drg. Ade menilai, kepedulian terhadap pasien tidak hanya diwujudkan melalui tindakan medis selama menjalani perawatan di rumah sakit. “Dukungan terhadap kebutuhan pasien setelah keluar dari rumah sakit juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Yayasan Djamil Peduli Kasih, Ns. Devi Verini, S.Kep., M.Kes., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yayasan kepada pasien yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan penunjang selama proses perawatan dan kepulangan.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Yayasan Djamil Peduli Kasih kepada pasien yang membutuhkan. Kami berharap tabung oksigen beserta perangkatnya ini dapat memberikan manfaat bagi pasien A dan membantu memenuhi kebutuhannya ketika nanti kembali ke rumah di Padangsidempuan," ujar Devi.
Ia mengatakan, kebutuhan pasien dapat terus berlanjut meskipun pelayanan di rumah sakit telah selesai. Karena itu, bantuan berupa fasilitas penunjang seperti tabung oksigen diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pasien dan keluarga.
"Kami berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kebutuhan pasien. Semoga pasien A diberikan kelancaran dalam proses perawatan dan perjalanan menuju rumah serta kondisi kesehatannya semakin membaik," tuturnya.
Devi juga berharap kepedulian terhadap pasien dapat terus tumbuh melalui kolaborasi berbagai pihak. "Kami berharap ke depan semakin banyak kepedulian yang dapat diberikan kepada pasien-pasien yang membutuhkan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan hari ini bisa membantu dan menjadi bagian dari dukungan untuk kesembuhan pasien," tukas Devi.(*)